Monday, March 21, 2011

Orangtua atau Bos dirumah?

Patut jadi renungan untuk kita....

Written By: Ihsan Baihaqi Ibnu Bukhari

Direktur Auladi Parenting School/Pendiri Program Sekolah Pengasuhan Anak (PSPA)

Ayah Bunda, dalam diri anak-anak Anda bisa jadi ada darah Anda. Hanya saja, tidak semua orangtua jadi orangtua sebenarnya untuk anak-anaknya, tapi hanya menjadi Bos Anak, yakni menjadi Bos di Rumah untuk anak-anaknya.

Bos Anak, membuat takut dalam diri anak-anaknya

Orangtua membangun kepercayaan anak-anak nya

Bos Anak sering mengatakan “Pokoknya Mama Papa Tidak Mau....”

Orangtua sering mengatakan “Mama Papa Sangat Senang Jika Kamu....”

Bos Anak sangat tahu bagaimana mengatur anak

Orangtua sangat tahu bagaimana membina anak

Bos Anak selalu mengendalikan anak

Orangtua membantu anak mengendalikan dirinya sendiri

Bos Anak berfokus pada keburukan anak

Orangtua berfokus pada kebaikan anak

Bos Anak bicara pada saat anak berantem

Orangtua bicara pada saat anak rukun

Bos Anak menguasai anak

Orangtua bekerjasama dengan anak

Bos Anak menyelesaikan hampir semua masalah anak

Orangtua melatih anak menyelesaikan masalahnya sendiri

Bos Anak sangat lihai menyalahkan saat anak bermasalah, mundur ke belakang

Orangtua rendah hati menemukan solusi bersama saat anak bermasalah, maju ke depan

Bos Anak mengatakan “lain kali jangan kayak gitu!” saat anak minta maaf

Orangtua mengatakan “Subhanallah, alhamdulillah, anak Mama Papa berlapang dada meminta maaf”

Bos Anak itu otoriter pada anak

Orangtua itu otoritatif pada anak

Bos Anak nonton tv pada saat anak belajar

Orangtua mematikan tv pada saat anak belajar

Bos Anak selalu menanyakan ‘bagaimana pelajaran kamu hari ini? Bagaimana nilaimu?’

Orangtua menanyakan ‘apa yang membuatmu tertawa hari ini di sekolah nak?

Bos anak menceramahi anak ‘mama papa bilang apa, kamu sih banyak main, nilaimu jadi jelek begini, prestasimu turun!’

Orangtua bicara dengan anak ‘mama papa yakin kamu kecewa dan sedih dengan nilai belajarmu. Adakah yang bisa mama papa bantu agar nilaimu jadi lebih baik?’

Bos anak mengusir anak saat pulang kerja ‘sana jangan dekat-dekat, kamu tau mama papa kan cape!’

Orangtua merengkuh anak saat pulang kerja ‘sini anak-anakku. Siapa dulu yang mau bercerita?’



From : http://www.facebook.com/notes/harini-agustina-kamal/mari-menjadi-orang-tua-bagi-anak-anak-kita-/198355970187502


1 comment:

Javan Dwiasputra said...

ohh itu jadi bedanya..ada bos anak..ada orang tua anak..hehe